Tag

, , , , ,

image

Maka onta pun terguling, jatuhlah Sayyidatuna Fatimah dan Ummu Kultsum dari atas onta, tubuh kedua putri Nabi Saw terluka dan berdarah, jadi bertambahlah rasa sakit yang diderita serta daya tahan tubuh mereka yang melemah. Di mana mereka berdua belum sembuh benar dari rasa sakit dan derita bekas pemboikotan. Tubuh Sayyidatuna Fatimah dan Ummu Kultsum sangat memprihatinkan.

Sampailah kabar ke Nabi atas apa yang telah dilakukan orang yang dhalim dan kafir, yang tidak mengerti sopan santun dan hati nurani.
Bagaimana bisa keluar hanya ingin menyakiti perempuan?
Ke mana pergi kejantanannya?

Nabi menahan rasa sakit tersebut dan menyimpannya, sehingga datang “Fathu Makkah” di tahun ke-8 hijriyah. Nabi Saw bersabda:
“Siapa saja di antara kalian yang menemukan Huwairits bin Nugait maka bunuhlah walaupun dia bergelantungan di tirai Ka’bah.” Dan siapakah orang yang beruntung ini yang akan membunuh orang yang keji dan dhalim ini sehingga dapat mengobati hati Umat Islam dan mengobati hati az Zahra atas apa yang telah dilakukan atasnya.

(bersambung)

Sumber:
http://anaknyaabi.wordpress.com
• fb: Habib Abdul Qodir Ba’abud