Tag

, , , , ,

image

Yang sangat disesalkan oleh Rasulullah Saw adalah bahwa ujian dan gangguan yang diterima beliau melainkan muncul dari orang terdekat beliau sendiri. Yaitu Abu Lahab (paman Nabi Saw) dan istrinya Ummu Jamil.

Setiap hari Sayyidatuna Fatimah menemukan duri-duri dan kotoran di depan pintu rumahnya dan Nabi Saw tetap sabar membersihkannya, tidak berbicara. Hari berganti hari, minggu berganti minggu.

Sayyidatuna Fatimah melihat ayahnya tetap sabar dan berusaha untuk sabar, ayahnya selalu bermujahadah dan bersukur.Yang mana tidak keluar dari lisannya kecuali kata-kata yang baik, juga tidak menyimpan dalam hati kecuali hal-hal yang baik. Sayyidatuna Fatimah mengambil pelajaran yang sangat berharga yaitu ‘Ar-Rahmah’ dari Rasulullah Saw.

Kemudian Quraisy melibatkan keluarga Nabi Saw dalam permusuhannya, tetapi Nabi Saw tetap melindungi keluarganya dari gangguan Quraisy.
Ummu Jamil (istri Abu Lahab) berkata, “Wahai kedua anakku kepalaku dan kepala kalian haram bersetuhan jika kalian tetap bersama anak-anak Muhammad.”

Utsbah dan Utaibah anak Abu Lahab menikah dengan Rugayyah dan Ummu Kultsum putri Nabi Saw.

(bersambung)

Sumber:
http://anaknyaabi.wordpress.com
• fb: Habib Abdul Qodir Ba’abud