Tag

, , , , ,

image

Kemudian Sayyidatuna Khadijah menghampiri Nabi Saw dengan penuh kasih sayang, merawat, membersikan dan mengusap bekas darah dan memar yang ada di wajah Rasulullah Saw akibat pukulan-pukulan orang Quraisy. Tanpa disadari Sayyidatuna Khadijah meneteskan air mata dan bertanya atas apa yang terjadi, Nabi pun menceritakannya.

Suatu hari Rasulullah Saw keluar, dan Sayyidatuna Fatimah mengikuti di belakangnya menuju Ka’bah. Kemudian Nabi melakukan sholat dan Fatimah duduk di samping ayahnya. Sedangkan di samping Ka’bah orang-orang Quraisy sedang berkumpul. Tiba-tiba datang salah satu dari mereka membawa bungkusan yang berisi kotoran dan darah onta yang baru melahirkan yang sangat bau dan menjijikkan, mendekati Nabi Saw dan menuangkannya dipunggung, leher serta kepala Nabi Saw.
Mereka menertawakan Rasulullah Saw. Bergembira, menari-nari sambil bertepuk tangan. Bahkan ada yang sampai jatuh terlentang karena terlalu kuatnya tertawa. Rasulullah Saw tetap khusyuk dalam sujudnya. Sayyidatuna Fatimah menangis dan menghampiri ayahnya.

(bersambung)

Sumber:
http://anaknyaabi.wordpress.com
• fb: Habib Abdul Qodir Ba’abud