Tag

, , ,

Lanjutan jawaban Habibana..

namun akhir akhir ini
ketika hamba
terkena penyakit
peradangan otak
belakang,maka
hamba perlu menata
kamar untuk lebih
kedap suara,karena
suara keras sangat
mengganggu
istirahat hamba,jika
istirahat hamba
terganggu maka
dakwah pada jutaan
ummat ini terganggu
hamba tak punya
banyak waktu
mendidik anak anak,hamba jarang
sempat duduk dg
mereka,namun
ibundanya yg
mengambil alih
pendidikan anak,dan
hamba datangkan
guru utk halafan
alqur’an anak anak,guru yg mengajari
ilmu umum dan ilmu
agama,sesekali
hamba memanggil
anak anak untuk
menasehati,dan
menjajaki hafalan
mereka dalam ilmu
umum,hafalan
Alqur’an,dan ilmu
syariahnya.
namun Allah swt
sangat memberi
hamba anugerah yg
diluar dugaan,puji
syukur bagi Nya
setiap waktu dan
kejap,anak anak
berubah semakin
baik dan berbudi
luhur,sering mereka
menangis dalam doa,sering mereka
memimpikan Rasul
saw,mereka tidak
nakal,baik,beradab,sopan,ceria,dan
menyenangkan,adab sunnah mereka
sangat mereka
perhatikan,mereka
tidak tidur sebelum
bersama sama
membaca surat
tabarak (almulk) dan
doa tidur,mereka
bangun sebelum
azan subuh dan
saling bangunkan
satu sama lain untuk
membaca zikir
subuh,mereka
berjamaah subuh dg
saya,atau bersama
ibunya,atau mereka
saja bertiga,padahal
usia anak hamba yg
tertua baru 9 tahun
yaitu fatimah
azzahra,dan yg
kedua Muhammad
yg masih berusia 7
tahun,dan hasan,yg
masih berusia 5
tahun,anak anak itu saling menasihati dalam menjalankan sunnah makan,sunnah minum,sunnah tidur,dan sering saya
mencuri pendengaran saat mereka bertiga
bercengkerama,yg
mereka bicarakan
adalah rindu pada
Rasul saw,contoh
wajah Rasul saw yg
teriwayatkan,dan
budi pekerti Rasul
saw yg mereka
dengar dari ceramah
ceramah saya.mereka tak suka dan
tak pernah kenal dg
lagu lagu duniawi,bagi mereka qasidah
majelis dan bacaan
alqur’an murottal yg
mengisi telinga
mereka di siang
malamnya,mereka tak mau membuka auratnya dimuka umum,bahkan yg bungsu pun selalu menangis tersedu sedu jika shalat subuh berjamaah dg saya dan ia datang terlambat,ketika
ditanya ia berkata
sambil menangis, hasan semalam
mengompol,hasan
terpaksa mandi dulu,dan ganti baju,dan hasan jadi
terlambat / masbuk
dalam shalat
bersama abiy. (ayah)
.
hasan pernah
menghilang dari
majelis,saya meliirik
ke kiri dan kanan,ia
tak ada,dan datang
ditengah acara dg
wajah penuh airmata dan cemberut,selepas
majelis saya tanya
kenapa,ia berkata :
hasan lupa membawa peci,hasan tidak mau
masuk masjid tanpa
peci,hasan nangis
diluar,lalu ada
jamaah yg
membelikan hasan
peci,baru hasan
masuk masjid,dan
hasan jadi telat..
demikian pula Muhammad,muhammad pernah menghilang dari panggung majelis pergi entah kemana,diakhir acara ia baru muncul,ia katakan : muhammad mau
pipis,tapi banyak
perempuan,jadi
muhammad malu
dan tidak mau ke
kamar mandi yg
banyak perempuan,akhirnya
muhamamad diantar
jamaah kerumah yg
jauh untuk pipis di
toilet yg tidak ramai
perempuan…,
padahal usianya
baru 7 tahun.
mereka tentunya
ada nakalnya,namun nakalnya adalah hal yg luhur,mereka sangat senang berkemah bahkan acapkali mereka bertiga tidur dikemah di halaman rumah,karena mereka sering
dengar nabi saw
sering berkemah
saat safar,mereka
juga paling suka
bermain pedang2an
dan panah dan
berenang,saya
sering kesal melihat
barang2 berantakan
dirumah saat pulang,ternyata mereka main perang2an dan
membuat keadaan
berantakan,namun
saya tak marah dg
itu,karena itu adalah
kebaikan yg wajar
pada anak anak
bahkan hal yg mulia
mereka tak pula
suka menonton
televisi,mereka
lebih suka menonton
film vcd cerita para
nabi,vcd majelis
majelis,lalu masing
masing ribut
membahasnya.
sungguh didikan
didikan ini muncul
dari tarbiyah ilahiyah
diluar kemampuan
saya,demikian pula
fatimah yg kini
sudah membeli
cadar pula saat ke
majelis majelis ia
bercadar,saya
sempat menegur
istri saya,untuk apa
ia pakai cadar
usianya masih kecil,biar saja,nanti ia
jatuh tersandung…,
kata istri saya
fatimah menabung
berbulan bulan
sendiri di celengannya untuk membeli cadar,maka saya diam saja tak mau mengecewakannya
mereka sering
mendapat uang
hadiah dari jamaah,mereka
menyimpannya di
celengannya,saya
tanya untuk apa
kalian menyimpan
uang itu?,mau beli
apa?,sepeda?,mobil2an?,atau
apa?,mereka
katakan : kami mau
menabung untuk
bisa pergi ke
madinah untuk
ziarah nabi saw,kami mau beli pesawat sendiri,jadi bisa mengajak jamaah majelis ramai ramai ke madinah,muhammad jadi pilotnya,hasan
jadi kondekturnya,dan fatimah jadi
pramugarinya…,
saya hanya bisa
geleng geleng dan
membiarkan saja.
mereka sudah hafal
berjuz juz alqur’an,dan mereka tidak
sekolah ke sekolah
umum,tapi homing
scool,karena itu
pilihan mereka,dan
ternyata hasilnya
lebih baik,hasan
walau usianya 5
tahun ia sudah kelas
3,Muhammad walau
usianya 7 tahun ia
sudah kelas 5,dan
fatimah sudah
setingkat kelas 2
smp.

Bersambung…